Yang paling tinggi kenaikannya itu daging sapi, ayam, dan bawang

Melambungnya sejumlah harga kebutuhan pokok jelang puasa hingga Lebaran kerap terjadi. Beberapa kebutuhan pangan itu bahkan mengalami kenaikan harga yang melebihi batas normal.

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mencatat, dalam tiga tahun terakhir setidaknya ada tiga bahan pokok yang harganya kerap melonjak tinggi saat memasuki puasa.

"Yang paling tinggi kenaikannya itu daging sapi, ayam, dan bawang," ujar Ketua Ikappi, Abdullah Mansyuri kepada detikFinance, Jakarta, sabtu (6/5/2017).


Ketiga jenis komoditas itu kerap mengalami kenaikan harga yang berlebih saat menjelang puasa. Kenaikannya mencapai hingga 50% dari harga normal.

Meroketnya harga ketiga komoditas itu disebabkan naiknya permintaan konsumen yang ikut bertambah. Terlebih saat tiga hari menjelang lebaran.

Selain ketiga jenis pangan tadi, sejumlah komoditas lainnya yang kerap mengalami kenaikan harga ialah gula pasir, minyak goreng, dan telur.

"Tapi kenaikannya tidak sebesar daging, ayam, dan bawang. Biasanya kalau kita lihat setiap tahun itu yang selalu naik," tukasnya.

Naik Tiga Hari Sebelum Puasa

Abdullah mencatat dalam tiga tahun terakhir lonjakan tertinggi atas belanja masyarakat terjadi tiga hari sebelum puasa. Kenaikan mencapai 200% dari hari-hari biasa.

"Di tiga hari jelang puasa, ada permintaan konsumen berlebih. Jadi konsumen itu terbiasa dengan penyetokan di rumah. Jadi membeli dengan jumlah besar jelang puasa," kata Abdullah.

Abdullah mengatakan, perilaku belanja masyarakat itu juga ikut berkontribusi terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok. Sebab, jumlah barang yang disediakan pedagang tak mencukupi permintaan masyarakat.

"Biasanya tiga hari menjelang puasa jumlah penyetokan di pedagang mentok hingga 100% dari hari biasa. Misalnya pedagang hanya jual 10 kg di hari biasa, tapi pas jelang puasa pedagang menyiapkan bisa jual 20 kg," kata dia.

"Tapi persoalannya permintaan konsumen lebih tinggi 200% dari hari biasa. Akhirnya di hari itu semua stok di pasar habis. Ini yang membuat harga itu tinggi, di hari-hari pertama menjelang puasa," sambungnya.

Oleh sebab itu, Abdullah meminta supaya pemerintah juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk bisa merubah perilaku belanja tersebut, agar kebutuhan dan permintaan bisa seimbang.

"Ini juga harus kita sosialisasi ke konsumen, untuk tidak melakukan penyetokan (barang) di awal-awal jelang puasa. Harus ada sosialisasi kepada konsumen untuk tidak berbelanja secara berlebihan," tutupnya

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3494014/ini-tiga-jenis-pangan-yang-biasanya-melonjak-tinggi-jelang-puasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membeli Rumah Baru VS Membeli Rumah Bekas